Di Bali saat ini sedang siap-siap menyambut hajatan besar pilkada serentak di beberapa kabupaten di bali .
Tapi dari semua calon menurut saya pribadi belum punya karakter,visi dan misi yang jelas.Kebanyakan cuma mengumbar misi yang standar.

Judul tulisan ini memang tentang seorang bupati yang revolusioner tapi bukan untuk ikut kampanye dan promosi karena prof Dr drg i gede winasa sudah tidak bisa maju lagi sebagai bupati karena sudah menjabat selama 2 periode.


Dan tulisan saya ini murni pengamatan dan pendapat saya sendiri,saya tidak kenal dan tidak ada hubungan apa2 dengan beliau

Winasa adalah pemimpin Bali yang REVOLUSIONER

kenapa saya bisa bilang begitu?
Pak Winasa adalah bupati di kabupaten JEMBRANA,kab jembrana terletak di sebelah barat pulau Bali.
Kabupaten jembrana tidak punya sumber pendapatan APBD yang besar seperti Kapupaten Badung
.
Bahkan dulu jembrana di analogkan sebagai tempat jin buang anak.
Tapi dibawah pimpinan winasa,kabupaten jembrana bisa membangun dan menjajarkan hasil pembangunan dgn kabupaten lain.
Selama 2 periode kepemimpinan winasa ,banyak pencapaian gemilang yang bisa di dapat.

program pendidikan gratis

pendidikan gratis memang selalu menjadi kontroversial,tapi kabupaten jembrana berhasil mengebrak dengan memberikan pendidikan gratis . !
Dulu kabupaten jembrana yang dikenal sebagai tempat cari babu/pembantu,tapi kini banyak sarjana yang berhasil di hasilkan.Dan kabupaten jembrana tidak bisa dipandang sebelah mata lagi.Pendidikan adalah dasar pembangunan,apabila masyarakat punya pendidikan yang baik maka kemajuan akan bisa di capai.

kesehatan gratis

program ini pun mendapat sambutan yang hangat.Semua biaya kesehatan ditanggung oleh pemkab jadi rakyat kecil benar2 terbantu dan terlayani.

birokrasi yang efisien

kabupaten jembrana adalah satu2nya kabupaten di bali yang sudah mengefisienkan kinerja birokrasi.Beberapa dinas/departemen digabung dan ada yang di hapus.Jadi tidak ada dinas2 yang mubazir.Pelayanan satu atap juga membuat urusan birokrasi menjadi efisien.
Para pegawai negri juga mempunyai disiplin yang kuat.Para pegawai yang melanggar aturan akan di tindak tegas dan yang berprestasi akan di beri penghargaan.
Pegawai negri di pemkab jembrana tidak bisa leha2,santai2 seperti di tempat lain.
Bisa diliat di tempat lain pegawai negri kerjanya sedikit,gaji besar dan lebih banyak waktu di gunakan untuk fb-an!
Di jembrana tidak bisa begitu.Mungkin karena itulah para pejabat dan pegawai negri di tempat lain tidak begitu menyukai beliau.
Beberapa program pro rakyat memang awalnya menjadi kontroversi tapi karena dukungan rakyat akhirnya sukses.

Adakah pemimpin lain yang mau benar2 membela rakyat dan mengabdikan diri untuk rakyat?
Berapa banyak pemimpin seperti itu yang di lahirkan?

Buat calon2 bupati yang akan berlaga nanti mudah2han bisa mencontoh pak winasa..
Mengabdikan diri untuk rakyat walau tidak populer dikalangan pejabat.
Anda bisa?

posting ini adalah pendapat pribadi dan penulis tidak ada kepentingan apapun

1 comments:

 
Top