Saat umat hindu sedang khusuknya melaksanakan ibadah nyepi datang kabar yang tidak sedap dari teman-teman facebooker.
Salah seorang pendatang di bali membuat status singkat tapi menghebohkan.
seperti yang terlihat di screenshot disamping ,ibnu rachalmembuat status yang singkat tapi dengan telak menghina agama hindu.
Beragam tanggapan pun bermunculan.Dan beberapa grup pun bermunculan.
Salah satu grup facebook yang keras ada di bawah ini
Silahkan cek dan bergabung
karena grup fb usir ibnu rachal sudah melenceng dari tujuan ,maka saya hapus linknya di sini
Toleransi memang hanya kamuflase tipis dan hanya sebagai pemanis saja.Sebenarnya toleransi itu di beberapa tingkat tidak ada sama sekali.
Beberapa kaum menganggap mereka lebih tinggi.
Seperti NAZI yang menganggap kaum mereka lebih beradab.
Tapi sebenarnya semua ajaran (yang tidak sesat) to sama.
Sama2 mengajarkan kebaikan.
Agama hindu juga mengajarkan kebaikan atau dharma.Bahkan saking dharmanya walau agama hindu terus di hina,dihujat,dibilang kafir dan juga di bom tapi agama hindu tidak pernah mengajarkan penganutnya untuk membunuhi penganut agama lain.
agama hindu juga tetap eksis dan berkembang.Bahkan agama hindu mulai bangkit lagi setelah 4ratus tahun tenggelam di tanah jawa.
Jadi apa yang salah dengan agama kami?
Orang Bali khususnya yang hindu dan menjadi pendatang di tempat lain bahkan sangat menjunjung tinggi toleransi.
Di daerah transmigrasi,orang bali sangat di hormati karena ketekunanya dalam bertani dengan prinsip subakyang bernafaskan hindu.

Jadi pelajaran apa yang bisa kita dapatkan?
Salah satu yang penting adalah
jangan pernah lagi sembarangan membuat status.
Ingat teman yang kita add atau meng add kita belum tentu sealiran dengan kita
.
Facebook adalah situs sosial dan semua aktifitas kita akan dipantau banyak orang.Jadi jangan memasang hal2 pribadi di sana

terus apa yang harus kita lakukan kepada ibnu rachal fahransah?

beberapa opsi memang bermunculan.
Yang lunak juga yang keras.
Tapi sebaiknya ibnu rachal fahransah tidak bisa hanya maaf di facebook,dia
harus meminta maaf secara terbuka di media massa karena masalah ini sudah terbuka ke publik Bali dan bukan cuma di kalangan facebooker saja.

5 comments:

  1. wah kurang ajar ni "ibnu" , Gw sebagai orang bali nggak terima tempat kelahiran gw di caci maki.. kalo ketemu orangnya gw "CAKCAK..!!!" , Orang bali itu cinta damai nggak pernah buat masalah... ini orang malah nyari masalah!!! GERET GEN BLi!!!!

    ReplyDelete
  2. ya kita kayakna harus sabar aja

    ReplyDelete
  3. Ikut prihatin jg mas dgn berita tsb..salam

    ReplyDelete
  4. orangna dah di urus leh yg berwajib karang bos,.,.,

    yg penting karang tetap ajegkan bali.,.,,
    and jaga harga diri orang bali.,.,.,
    merdeka,..,,.

    ReplyDelete

 
Top